Tampilkan postingan dengan label Automotive. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Automotive. Tampilkan semua postingan
4 Feb 2011

New Scania Opticruise

Scania Opticruise has been totally revised including an entirely new gearchanging strategy. You are now offered the unique possibility of choosing between a fully automated version with an automatic clutch and a classic version with a clutch pedal.
Scania Opticruise, one of the first automated gearchanging systems on the market, has been refined in many steps over the years. The concept of a standard mechanical gearbox remains, but the system has been extensively revised with improved mechanical components and entirely new software.


Improved functionality
The gearchanging strategy has been re-developed to provide improved functionality, comfort and convenience, as well as capacity for future refinements.

Strategy and hill performance
The gearchanging strategy is designed to continually adapt to the environment, taking into account factors such as road inclination, train weight and engine characteristics, as well as the position of the accelerator pedal to match the response to the speed of the pedal movement. Early downchanges are made to maintain speed on hills without wasting fuel. The new Scania Opticruise also features a Power mode that adapts the gear changing strategy for maximum engine performance.

Scania Ecocruise, hill-hold, Scania Retarder and ACC (adaptive cruise control) are fully integrated functionally, if fitted.

Manoeuvring and low-speed driving
Thanks to the electro-hydraulic control of the automatic clutch, high-precision manoeuvring is possible. In exceptional cases the manoeuvring mode provides extra precision. The manoeuvring mode disengages automatically in high range.

To ensure smooth, safe and comfortable driving, neutral is engaged instead of low range when braking from low speed, e.g. for a roundabout or stoplight. Thereafter the system prepares the most suitable gear, which is immediately engaged when the accelerator is depressed.

Load sensing and starting
A Scania vehicle is fitted with load and inclination sensors that are used to automatically adapt the vehicle to the optimal choice of starting gear. No action is required from the driver. Interaction between Scania Opticruise, launch control and clutch protection systems will maximise clutch life.

Rocking
Rocking forward or backward is automatically enabled when needed.
Rocking is possible in forward or reverse gears. The system identifies the need for rocking by comparing the rotation of the drive wheels with that of the front wheels.

Extra smooth rocking is available in manoeuvring mode which can be useful in ultra-slippery conditions.

Remote PTO operation
The gearbox power take-off can be programmed by the bodybuilder for remote operation from outside the vehicle.

Clutch control system
The automatic clutch operates independently of driver skills and is programmed to engage fully already at low engine revs. Clutch actuation is also adapted to the information from the inclination sensor and to the required starting gear. Hence, the engine speed is raised if needed to pull away cleanly.

The clutch is never slipped during gearchanges, only used to disconnect the gearbox from the engine. These functions will effectively protect the clutch and other powertrain components from mechanical abuse.

The hill-hold feature, which engages briefly after depression of the brake pedal when stationary, makes starting even more convenient. The hydro-electric control of the automatic clutch is unique in the industry, offering the benefit of particularly precise clutch actuation.
27 Nov 2010

Yamaha Jupiter MX: Total Baru

Kalau sebelumnya dikabarkan bahwa Yamaha akan meluncurkan Jupiter MX facelift, ternyata begitu dilihat langsung oleh Kompas.com, bebek sport ini berubah total. Tidak hanya seluruh bodi, tetapi perubahan total juga dilakukan pada mesin.

Kendati demikian, dimensi Jupiter MX sekarang masih dipertahankan. Begitu juga kapasitas, diameter dan langkah, serta perbandingan kompresi mesin.

Dengan perubahan desain mesin dan teknologi pembuatan piston dan materi permukaan silinder, hasilnya, efisiensi sepeda motor berkapasitas 135 cc ini menjadi lebih baik. Tenaga mesin All-New MX lebih besar sedikit kendati diperoleh pada putaran yang sama (lihat tabel).

Secara keseluruhan, penampilan All-New Jupiter MX lebih sporty dan kekar. Kini, roda belakang dilengkapi dengan sepatbor yang berada di bawah rangka belakang. Pada panel instrumen, ada perubahan pada kunci kontak. Yang menjadi perubahan mencolok, kini MX menggunakan dua rem cakram, yaitu di depan dan di belakang.
Selain mengamati detail perubahan pada bodi dan mesin, Kompas.com juga sempat mencicipi sepeda motor ini. Performa mesin baru mengalami perubahan karena kini, MX menggunakan kopling manual dan transmisi 5-percepatan. Tali gas MX baru ini juga dibuat ganda agar bisa memperoleh respons spontan ketika dibetot cepat. Perubahan lainnya adalah ukuran ban pelek belakang yang lebih lebar.
Sepeda motor yang diluncurkan pada 25 November mendatang ini, kendati berubah total, tetapi harganya tidak banyak mengalami kenaikan. “Diperkirakan sekitar Rp 500.000,” ujar Indra Dwi Sunda, Manajer Promosi PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Saat ini Jupiter MX dijual Rp 15,475 juta (on the road, Jakarta dan sekitarnya).

Spesifikasi Jupiter MX Sekarang vs All-New:
Item
Jupiter MX Sekarang (55S) All-New Jupiter MX (50C)
Dimensi (mm)
Panjang
1.960 1.960
Lebar
695 695
Tinggi
1.080 1.080
Jarak sumbu roda
1.255 1.255
Berat (kg)
111 116
Kapasi tangki bensin
4 liter 4 liter
Mesin
Tipe
4-langkah, 4-katup, SOHC,
Berpendingin cairan
4 -langkah, 4-katup SOHC,
Berpendingin cairan
Jumlah silinder
Tunggal
Tegak
Tunggal
Tegak
kapasitas
134 ,4 cc 134,4 cc
Diameter x langkah
54,0 x 58,7 mm 54,0 x 58,7 mm
Perbandingan kompresi
10,9 : 1 10,9 : 1
Tenaga maks. kW (PS)  @rpm
8,93 (12.14) @8.500 9,21 (12.52) @8500
Torsi maks. Nm (kgf.m) @rpm
11,79 (1,20) @6.000 12,14 (1,24) @6.000
Sistem starter
Elektrik & Kick Elektrik &  Kick
Kopling
Basah Basah
Kapasitas oli mesin
Total  1,15 liter
Ganti reguler: 0,94 liter
Total 1,15 liter
Ganti  reguler : 0,94 liter
Pasokan bahan bakar
Karburator BS25 -58 Karburator BS25-58
Kopling
Basah, sentrifugal, multiplat Basah, manual, multiplat
Transmisi
Rotary, 4-kecepatan Return, 5-kececepatan
Pola perpindahan gigi
N-1-2-3-4-N 1-N-2-3-4-5
Rangka
Tipe
Diamond Diamond
Garpu depan
Teleskopik Teleskopik
Suspensi belakang
Lengan ayun,  Monocross Lengan ayun,   Monocross
Ukuran ban  depan
70/90-17M/C 38P 70/90-17M/C 38P
Ukuran ban belakang
80/90-17M/C 44P 100/70-17M/C 49P
Rem depan
Cakram Cakram
Rem belakang
Tromol Cakram

Sumber : Harian kompas
13 Nov 2010

Gila! McLaren SLR Berlapis 5 Kg Emas dan 600 Rubi

Mobil mahal ini dilapisi emas dan permata rubi! Sebagian orang yang memahami seni tentu akan bilang hebat! Namun, mereka yang cenderung melihat asas manfaat akan berujar, ”Wahh Gila!”

Itulah yang terjadi pada McLaren SLR 999 ini. Dia pernah dipajang, untuk kali pertama, pada Tuning World Bodensee, Mei lalu. Namun, kala itu banyak orang tidak memerhatikannya. Sekarang, begitu dipamerkan di Dortmund MY CAR Tuning, ia langsung saja menarik perhatian. Pasalnya, velg dan interior mobil ini, termasuk setir, dasbor, dan jok, sudah dilapisi emas. Tidak kurang 5 kg emas digunakan sebagai pelapis.

Zubehör & News, Jerman, memaparkan, pelapisan emas pada McLaren ini dikerjakan oleh desainer mobil dari Swiss, Ueli Anliker, yang berpengalaman memasang permata atau berlian pada mobil selama 35 tahun. Pada McLaren SLR ini, Ueli juga menambahkan 600 rubi dengan diameter terbesar 35 mm.

Para ahli asuransi memperkirakan, nilai mobil ini sekitar 5 juta franc Swiss atau 3,7 juta euro (Rp 41,5 miliar). Menurut Anlier, nilai tersebut belum termasuk upah kerja 30.000 jam untuk menangani proyek ini. Mobil akan dipamerkan mulai hari ini sampai 14 November di Dortmund, Jerman.
Sumber : Harian Kompas

Lamborghini Sesto Elemento

Lamborghini Sesto Elemento yang dipamerkan di Paris Motor Show pada Oktober lalu diinformasikan akan diproduksi dalam jumlah terbatas di bawah 12 unit. ”Lamborghini telah memberi lampu hijau pada Sesto Elemento (Elemen Ke-6) untuk diproduksi terbatas,” tulis situs otomotif Perancis, Auto Moto’s. Dijelaskan, seri ini dibuat sangat terbatas, antara 7 dan 10 unit.

Penampilan Sesto Elemento sebagai mobil konsep di Paris Motor Show dinilai sangat atraktif oleh kalangan pemerhati otomotif. Pasalnya, selain punya penampilan yang agresif, supersport car ini juga dijejali teknologi dengan material canggih, terutama badan yang dibuat dari serat karbon dan diperkuat dengan plastik. Materi tersebut selama ini cuma digunakan pada pesawat Boeing. Dengan struktur badan tunggal (tanpa sasis), berat mobil ini ketika kosong hanya 999 kg.

Mesin yang digunakan berkonfigurasi V10, 5,2 liter, sama dengan Lamborghini LP570-4 Superleggera. Tenaga yang dihasilkan mencapai 570 PS (419 kW). Dengan ini pula, Sesto Elemento bersistem penggerak 4 x 4 permanen ini memiliki perbandingan bobot dan tenaga 1,75 kg/PS. Hebat!

Kemampuan sprint 0-100 km/jam diklaim hanya butuh waktu 2,5 detik. Adapun kecepatan top diperkirakan di atas 300 km/jam (klaim saat diluncurkan 350 km/jam). Nah, informasi tak kalah panting adalah harganya. Mobil supersport yang diproduksi sangat terbatas ini dibanderol 2,5 juta euro atau Rp 31,88 miliar.